Sabtu, 26 Januari 2013

Puisi


KIAMAT
oleh : Ummu Fatih

Tak seorang pun yang mengetahui tibanya waktu itu
Ia datang secara tiba-tiba
Ketika tak seorang pun mengharapkannya
Manakala manusia tengah bekerja di kantor, tidur di rumah
berbicara di telepon, membaca buku, tertawa
menangis, menyanyi, syuting
atau sedang bercanda ria dengan keluarga

            Tiba-tiba suasana mencekam datang
            Cekaman yang amat menakutkan
            Melebihi segala kengerian yang pernah ada di dunia
Terdengar suara sangkakala di seliruh penjuru dunia
Diikuti gempa dahsyat dann gemuruh keras yang memekakkan telinga
Gunung-gunung hancur luluh dan menjadi debu-debu berhamburan
Langit mulai goyah dan runtuh
Bumi terkoyak denga cara yang belum pernah tersaksikan
Biru cerah langit berubah dan menyerupai lelehan perak
            Oooo . . . .
            Dunia menjadi gelap gulita
            Matahari digulung
            Bulan dibelah
            semuanya saling bertabrakan
Perempuan-perempuan yang hamil
Semuanya mengalami keguguran karena ketakutan
Anak-anak menjadi beruban
Semuanya menjauh, lari tunggang langgang
Tak hiraukan apakah sedang telanjang
            Anak-anak menjauh dari ibu mereka
            Keluarga-keluarga saling menjauh
            Tak pedulikan satu sama lainnya
            Lalu semua manusia mati
Sangkakala ditiup lagi
Bangkitlah semua yang telah mati
Padang Mahsyar . . .
            Keadilan Tuhan sungguh nyata
            Si kafir, si zalim, si munafik dan si musyrik
Nerakalah tempatnya
Dan setiap insan yang senantiasa menundukkan diri kepada Tuhannya
Surgalah tempatnya
Rasul-rasul pun menjadi saksi
Islam tlah sampai di bumi

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar